
Terdengar kata-kata "kuli cangkul" ini memang sangat lucu, Tapi mau gimana lagi itu memang ungkapan Besoes. Sekretaris Jenderal PSSI, Nugraha Besoes, mengecam pemain-pemain asing di Liga Primer Indonesia (LPI) yang datang ke negara Indonesia tanpa melalui aturan yang jelas.
Menurutnya, pemain-pemain itu tak jelas dari mana asal-usulnya dan bisa jadi, mereka hanya merupakan kuli cangkul di negara mereka masing-masing.
Sejatinya, menurut Besoes, pemain asing yang akan bermain di Indonesia harus melalui aturan-aturan PSSI. Mereka juga harus diseleksi dan minta izin ke PSSI. Namun, hal ini tak dilakukan oleh para pemain asing di LPI.
"LPI ini entah bagaimana caranya, memangil pemain, lalu dikumpulkan kayak tenaga kerja asing dan tidak minta izin FIFA. Mereka ini entah dari sarang apa datangnya, tiba-tiba dikumpulkan, lalu main, dan mereka kemudian meminta izin ke Imigrasi dan Depnaker. Ini bahaya," ujar Besoes di kantor PSSI kepada sejumlah wartawan,
"Bisa saja mereka itu kuli cangkul di negaranya, kan bisa. Karena, mereka itu tidak melewati tahapan seleksi FIFA. Lalu siapa yang melakukan seleksi. Mana kita tahu kan," lanjut pria yang kerap disapa Kang Nug tersebut.
Besoes menambahkan, PSSI sudah mengambil tindakan tegas untuk mengatasi masalah ini. Mereka sudah melapor kepada pihak Dirjen Imigrasi Kementerian Hukum dan HAM untuk segera mendeportasi pemain-pemain asing tersebut.
"Pokoknya, kita sudah kasih daftar pemainnya kepada mereka (Dirjen Imigrasi Kementerian Hukum dan HAM) dan jumlahnya ada sekitar 60 nama. Dan kita lihat sudah ada action awal dari mereka," tuntas Besoes.
Kapan Negara Kita Mau Bersatu demi satu tujuan ya?
4 komentar:
menurut aq mah PSSI itu tidak mau dapat saingan apa lagi saingannya yang pakai modal sendiri tanpa mengandalkan APBD, selain itu PSSI juga tidak dapat masukan dana, seharusnya PSSI bisa mencontoh apa yang dilakukan PSSI, coba lihat aja sepak bola luar negeri apa ada yang mempergunakan dana APBD semuanya di support oleh seponsor
Jika PSSI dijalankan pada orang macam besoes, maka tunggulah saat kehancurannya....
kalo menurut saya pemain LPI mau dari tukang cangkul kek mau dari tukang pedagang beras kek kalo main sepak bolanya bagus kenapa tidak? toh yang intinya kan main bola bukan dari latar belakang hidupnya siapa dan dari mana iah kan?
biar kuli macul, si besus belum tentu becus kok!
dasar nug ora becus!
Posting Komentar